SEMARANG – Proses pemilihan Ketua PC GP Ansor Kota Semarang dalam Konfercab X berlangsung ketat dan kompetitif. Pemilihan bahkan harus dilaksanakan dalam dua putaran untuk menentukan pemenang.
Konfercab X yang digelar pada Minggu (4/1) menjadi forum strategis untuk menentukan arah kepemimpinan organisasi ke depan.
Dua kandidat utama, Sahabat Arif Rahman dan Sahabat Abdul Aziz, memperoleh dukungan kuat dari peserta sidang.
Pada perhitungan suara pertama, kedua kandidat memperoleh hasil imbang dengan jumlah suara yang sama.
Situasi tersebut membuat forum melanjutkan pemungutan suara ke putaran kedua sebagai bentuk komitmen terhadap mekanisme organisasi.
Putaran kedua menjadi momen penentuan, di mana Arif Rahman akhirnya memperoleh suara terbanyak.
Ia unggul dengan selisih empat suara atas Abdul Aziz, hasil yang kemudian disahkan oleh pimpinan sidang.
Penetapan tersebut disambut dengan tepuk tangan peserta Konfercab sebagai bentuk penghormatan terhadap proses demokrasi.
Dalam pidato perdananya, Arif Rahman mengusung semangat persatuan dan kemandirian organisasi.
Ia menegaskan bahwa GP Ansor Kota Semarang harus mampu berdiri di atas kekuatan internal kader dan struktur organisasi.
Kepemimpinan yang akan dijalankan diarahkan pada penguatan konsolidasi dan militansi kader.
Penguatan ideologi Ahlussunnah wal Jamaah disebut menjadi fondasi utama dalam setiap gerak organisasi.
Selain itu, Arif Rahman juga mendorong inovasi program agar Ansor tetap relevan dengan tantangan zaman.
Konfercab X ditutup dengan ikrar kebersamaan seluruh peserta untuk mendukung kepengurusan baru.
Dengan kepemimpinan baru ini, Ansor Kota Semarang diharapkan semakin solid dan berdaya saing.
